RESUME PKKMB UNILA 2025
Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru Universitas Lampung
NAMA : RIZQY SYAKHELA ARRUSDI
NPM : 2552011101
FAKULTAS: Hukum
JURUSAN : Ilmu Hukum
PRODI : S1 Hukum
PKKMB Universitas Lampung 2025 menyongsong tema:
“MAHASISWA TANGGUH,INKLUSIF,dan BERDAMPAK untuk INDONESIA EMAS 2045”
PKKMB DAY 1 ( UNIVERSITAS 14 Agustus 2025 )
Materi 1: Pengembangan Karakter Mahasiswa Disampaikan oleh Kapolda Lampung Irjen.Pol. Helmy Santika, S.H., S.I.K., M.Si.
A. Menceritakan Perbedaan Generasi
Pemateri Generasi X serta Mahasiswa Generasi Z memiliki perbedaan selama 3 generasi, pemateri mengulas kembali CV-nya secara lengkap. Menceritakan bahwasanya pemateri merupakan pencinta GAPLE. Sampai sekarang beliau masih menjabat sebagai ketua japstyle way kanan, ditahun 2020 mendirikan kresna japstyle polda lampung, sampai sekarang beliau menjadi sekretaris kresna japstyle polda lampung. Beliau menceritakan pribadi terbaik adalah dipercaya orang lain, secara tidak langsung kita akan selalu mendapat kepercayaan orang lain. Beliau menceritakan bahwasanya Generasi Z mudah menggogling dan mencari materi, tetapi mereka terkadang jarang sekali memiliki minat untuk membaca, dan juga memiliki keraguan ketika akan berkomunikasi,beliau mengatakan bahwasanya ia memiliki rumus yaitu “SIKOKO KOKO”, yaitu:
1. Silaturahmi.
2. Komunikasi.
3. Kolaborasi.
4. Komunikatif.
5. Konfirmasi.
6. Konsultasi.
Kemudian pembahasan berlanjut pada Society 5.0, dunia pendidikan di era 5,0 menekankan pada pendidikan karakter, moral, dan keteladanan. Sebuah sikap keteladanan merupakan sikap yang paling sulit, pemateri juga merasakan sikap yang demikian. Contohnya pemateri mengingatkan orang lain untuk jangan membuang rokok sembarangan, namun teryata si pemateri juga melakukan perbuatan serupa. Pemateri memberikan rumus “AGHTR”, yaitu:
1. Ancaman.
2. Gangguan.
3. Halangan.
4. Tantangan.
5. Rintangan.
Pemeteri memberikan nasihat agar dimasa depan kita lebih siap, contohnya ‘baju udah disetrika atau belum?’ Serta menyiapkan segala peralatan yang diperlukan agar tidak terjadi keteledoran.
B. Tantangan di Era 5.0.
Anak anak diasuh oleh robot dan tidak dengan orang tua nya.
Kejahatan yang dimungkinkan di Masa Depan:
1. Kejahatan Kesehatan.
2. Kejahatan Komputer.
3. Kejahatan Hiburan.
4. Kejahatan Kota.
5. Kejahatan Pendidikan.
6. Kejahatan Energi.
7. Kejahatan Makanan.
8. Kejahatan Robot.
9. Kejahatan Ketenagakerjaan.
Pemateri kemudian menceritakan bahwasanya banyak perusahaan yang terkena royalti dalam pemutaran lagu.
Hidup adalah pilihan :
1. 5 Ciri Ciri Mahasiswa Bureng.
2. Ciri Ciri Mahasiswa RedFlag.
3. Mahasiswa Abadi.
4. Ciri Pemuda dan Mahasiswa.
5. Mahasiswa Kupu-Kupu.
6. Mahasiswa Kura-Kura.
7. Mahasiswa Kunang-Kunang.
8. Ciri-Ciri Mahasiswa GreenFlag
Manfaat Kuliah Sambil Bekerja:
1. Memperbesar peluang sukses.
2. Menambah wawasan.
3. Memperluas Networking.
4. Melatih kemampuan Time Management.
5. Menentukan Skala Prioritas.
6. Melatih Kesabaran dan Emosi.
7. Melatih Leadership dan Teamwork.
Mahasiswa Sebagai Generasi Penerus:
1. Berkontribusi untuk masyarakat.
2. Bersikap dan berperilaku disiplin.
3. Ikuti prinsip dasar hidup yang benar
4. Taat hukum (nilai etika,jujur dan integritas).
5. Tanggung jawab.
6. Kedepankan kepatuhan pada aturan dan hukum masyarakat.
7. Hormatio hak orang tua.
8. Bekerja keras dan tepat waktu.
9. Tidak menyalahkan orang lain.
C. Dinamika Giat Di Lapangan
Kamtibmas adalah singkatan dari Keamanan Masyarakat,Istilah ini merujuk pada Kondisi dimana masyarakat hidup aman,tenteram,dan teratur,serta terbebas dari gangguan yang dapat meresahkan.lebih luas lagi kamtibmas mencangkup upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban dalam masyarakat,termasuk pencegahan penanggulangan tindak kejahatan serta pelanggaran hukum lainnya.
Kamtibmas adalah suatu kondisi dinamis sebagai salah satu prasyarat terselenggaranya proses pembentukan nasionalisme dalam rangka tercapainya tujuan nasional yang ditandai oleh terjaminnya keamanan, ketertibam, dan tegaknya hukum, serta terbinanya ketentraman yang mengandung kemampuan membina serta mengembangkan potensi dan kekuatan masyarakat dalam menangkal, mencegah, dan menanggulangi segala bentuk hukum dan bentuk-bentuk gangguan lainnya yang dapat meresahkan masyarakat.
Pengertian Kamtibmas menurut Pasal 1 Undang-undang Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2002 disebutkan bahwa pengertian Kamtibmas adalah: Keamanan dan ketertiban masyarakat adalah suatu kondisi dinamis masyarakat sebagai salah satu prasyarat terselenggaranya proses pembangunan nasional dalam rangka tercapainnya tujuan nasional yang ditandai oleh terjaminnya keamanan, ketertiban, dan tegaknya hukum, serta terbinanya ketentraman yang mengandung kemampuan membina serta mengembangkan potensi dan kekuatan masyarakat dalam menangkal, mencegah, dan menanggulangi segala bentuk pelanggaran hukum dan bentuk-bentuk gangguan lainnya yang dapat meresahkan masyarakat.
Perkataan aman dalam pemahaman tersebut mengandung 4 (empat) pengertian dasar, yaitu:
1. Security yaitu perasaan bebas dari gangguan fisik dan psikis;
2. Surety yaitu perasaan bebas dari kekhawatiran;
3. Safety yaitu perasaan terlindung dari segala bahaya; dan
4. Peace yaitu perasaan damai lahiriah dan batiniah.
Bimbingan Masyarakat (Bimmas) Polri pada dasarnya merupakan segala kegiatan terencana dan berkesinambungan dalam rangka membina, mendorong, mengarahkan dan menggerakkan masyarakat agar menjadi paham dan taat kepada peraturan per-Undang-undangan dan norma-norma sosial lainnya serta berperan aktif dalam menciptakan, memelihara dan meningkatkan ketertiban dan keamanan swakarsa.
Sedangkan makna kata tertib dan ketertiban dalam Undang-undang tersebut adalah suatu kondisi dimana unit sosial termasuk di dalamnya adalah warga masyarakat dengan segala fungsi dan posisinya dapat berperan sebagaimana ketentuan yang ada.
D. Kenakalan Remaja
Pemateri mengharapkan para mahasiswa baru menjadi generasi yang berguna untuk demi masa depan bangsa dan negara. Kita lihat banyak terjadinya permasalahan permasalahan dalam sosial budaya ini yang akan menimbulkan konflik sosial.
Kenakalan remaja, seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, dan intoleransi, menimbulkan berbagai masalah sosial yang kompleks. Dampaknya meluas, mulai dari masalah kesehatan individu, gangguan hubungan sosial, hingga masalah hukum dan kriminalitas. Upaya pencegahan dan penanggulangan membutuhkan pendekatan holistik yang melibatkan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Kenakalan remaja merupakan fenomena sosial yang kompleks dan memprihatinkan, melibatkan perilaku menyimpang dari norma-norma hukum dan sosial yang dilakukan oleh individu dalam rentang usia remaja. Berikut beberapa permasalahan sosial yang timbul akibat kenakalan remaja:
Bentuk Kenakalan Remaja:
1. Narkoba: Penyalahgunaan narkoba dapat merusak kesehatan fisik dan mental remaja,serta meningkatkan risiko terjerat masalah hukum.
2. Pergaulan Bebas: Pergaulan bebas dapat mengakibatkan rusaknya moral pada remaja,serta meningkatkan risiko penyakit menular seksual.
3. Anti Toleransi: Anti toleransi dapat memicu konflik dan kekerasan antar kelompok,serta merusak keharmonisan masyarakat.
4. Tawuran: Tawuran antar pelajar dapat mengakibatkan cedera dan kematian,serta meningkatkan angka kriminalitas.
Dampak Kenakalan Remaja:
1. Bagi Diri Sendiri: Risiko terjerat masalah hukum,gangguan kesehatan,serta masa depan yang terancam.
2. Bagi Keluarga: Menimbulkan rasa malu,stres,dan beban emosional bagi anggota keluarga lainnya.
3. Bagi Masyarakat: Meningkatkan angka kriminalitas, mengganggu ketertiban umum,dan menurunkan kualitas hidup masyarakat.
Faktor Penyebab Kenakalan Remaja:
1. Faktor Internal: Krisis identitas, kontrol diri yang lemah,dan masalah psikologis.
2. Faktor Eksternal: Pengaruh lingkungan, keluarga, teman sebaya,dan media massa.
Cara Mengatasi Kenakalan Remaja:
1. Peran Keluarga: Membangun komunikasi yang terbuka,memberikan kasih sayang dan perhatian.
2. Peran Sekolah: Menciptakan lingkungan belajar yang positif,menyediakan kegiatan ekstrakurikuler.
3. Peran Masyarakat: Mengawasi lingkungan,mengadakan program sosial.
4. Peran Pemerintah: Membuat kebijakan proaktif,menegakkan hukum secara adil.
Review PKKMB DAY 1: Bagi saya,hari ini sangat berkesan karna saya bisa bergabung dengan universitas lampung dan bisa bertemu dengan mahasiswa angkatan saya,senang rasanya bisa menjadi bagian dari UNILA
PKKMB DAY 2 ( UNIVERSITAS 15 Agustus 2025 )
A. Peran Mahasiswa Di Era Digital
Di era digital, mahasiswa memiliki peran krusial sebagai agen perubahan dan inovasi. Mereka tidak hanya dituntut untuk menguasai teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkan potensi digital untuk kemajuan masyarakat dan bangsa. Mahasiswa berperan dalam literasi digital, pengembangan teknologi, advokasi sosial, serta membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Mahasiswa adalah generasi yang tumbuh dengan teknologi. Mereka dapat berperan sebagai agen penyampai informasi, membantu mengedukasi masyarakat tentang perkembangan teknologi digital, keamanan internet, dan etika online. Sebagai calon pendidik, mereka memiliki tanggung jawab untuk mendidik dan membimbing generasi berikutnya dalam menghadapi dunia digital yang kompleks.
Beradaptasi Dengan Kemajuan Teknologi
1. Pemahaman Teknologi: Memahami aplikasi, software,dan platform daring untuk menunjang proses belajar.
2. Pengembangan Keterampilan Digital: Keterampilan Pengkodean, pengelolaan data,dan penggunaan medsos.
3. Kolaborasi Daring: Bekerja sama dalam tim menggunakan platform virtual,seperti zoom dan google meet,untuk tugas atau proyek kuliah.
Pergeseran Metode Pengajaran
1. Pembelajaran daring: Peralihan ke pembelajaran online membutuhkan pendekatan baru yang memastikan interaktivitas dan keterlibatan siswa tetap terpenuhi.
2. Metode campuran: Kombinasi pembelajaran tatap muka dan digital menawarkan fleksibilitas,tetapi memerlukan pelatihan bagi pendidik dalam memanfaatkan teknologi secara optimal.
3. Evaluasi berbasis teknologi: Integrasi teknologi dalam metode penilaian,seperti kuis daring dan portofolio digital,menjadi tren baru yang membutuhkan adaptasi baik dari siswa maupun dosen.
Pemberdayaan Kolaborasi
1. Platform komunikasi: Aplikasi seperti Microsoft Teams atau Zoom mendukung kolaborasi jarak jauh,memungkinkan mahasiswa dari lokasi berbeda untuk bekerja sama.
2. Proyek lintas disiplin: Teknologi membuka peluang untuk tugas atau proyek lintas jurusan,mendorong inovasi dan pemecahan masalah secara kreatif.
3. Jaringan global: Digitalisasi memberikan akses kepada mahasiswa untuk berkolaborasi dengan institusi dan individu di seluruh dunia memperluas wawasan mereka tentang isu-isu global.
Strategi Untuk Berkembang di Era Digital
Pola Pikir - Belajar Sepanjang Hayat
1. Adaptasi teknologi: Mahasiswa harus terus mempelajari teknologi baru untuk tetap relevan di era yang terus berkembang.Hal ini mencakup penguasaan perangkat lunak, alat digital, dan platform pembelajaran.
2. Pemahaman tren: Memantau tren global dan lokal dalam teknologi memungkinkan mahasiswa untuk melihat peluang pendidikan dan karier yang muncul.
3. Motivasi internal: Membangun rasa ingin tahu dan keinginan untuk belajar tanpa paksaan memastikan bahwa mahasiswa tetap berkembang meski tanpa arahan formal.
Membangun Ketahanan
1. Fleksibilitas mental : Melatih kemampuan untuk menghadapi perubahan teknologi dan situasi mendadak, serta memastikan mahasiswa tetap tenang dan responsif dalam kondisi baru.
2. Pemecahan masalah : Mengembangkan keterampilan berpikir kritis untuk menemukan solusi kreatif terhadap tantangan yang kompleks di era digital.
3. Mengelola stres : Gunakanlah strategi seperti meditasi, olahraga, dan lain sebagainya. Berolahraga itu juga salah satu langkah dalam mengatasi dan mengelola stress.
B. Sistem Pengembangan Kemahasiswaan
Mahasiswa bukan hanya dibekali dengan kemampuan atau kompetensi akademik semata,namun juga harus dibekali dengan berbagai kegiatan kemahasiswaan untuk meningkatkan soft skills dan karakter mahasiswa.
Demi Menghasilkan Kualitas Lulusan yang Mempunyai:
1. Pengetahuan Akademik.
2. Kemampuan Berfikir.
3. Manajemen Diri.
4. Kemampuan Berkomunikasi.
5. Bekerjasama dengan Tim.
6. Berjiwa Entrepreneur.
C. Upaya Memproteksi Judi Online
Upaya memproteksi Universitas Lampung dari judi online dilakukan melalui berbagai pendekatan, termasuk inovasi teknologi dan kegiatan sosialisasi. Mahasiswa Unila mengembangkan GATE (Gambling Activity Tracing Engine), yaitu sebuah sistem berbasis AI untuk melacak dan mengungkap pelaku judi online. Selain itu, Unila juga aktif melakukan sosialisasi mengenai bahaya judi online kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
1. Inovasi Teknologi:
GATE (Gambling Activity Tracing Engine): Mahasiswa Unila menciptakan GATE,sebuah sistem berbasis AI yang dirancang untuk mengidentifikasi dan melacak aktivitas judi online,termasuk mengungkap identitas pelaku di balik layar.
2. Sosialisasi dan Edukasi:
Mahasiswa KKN Unila secara rutin mengadakan kegiatan sosialisasi di berbagai daerah untuk memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan judi online,khususnya kepada pelajar dan masyarakat umum.
D. UPA-BK UNILA
UPA BK (Unit Pelaksana Akademik Bimbingan dan Konseling) Universitas Lampung menyediakan lima layanan utama. Layanan tersebut meliputi:
1. Layanan Bimbingan dan Konseling Umum.
2. Layanan Psikologis-Klinis.
3. Layanan PPKPT (Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perguruan Tinggi).
4. Layanan P4GN (Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba).
5. Layanan Pengembangan Talenta Mahasiswa.
E. Fasilitas Kesehatan UNILA
Fasilitas kesehatan di Universitas Lampung (Unila) meliputi Klinik Unila dan Poliklinik Kesehatan,serta rencana pembangunan Rumah Sakit PTN. Klinik Unila,yang dulunya bernama Klinik Mahasiswa, memberikan pelayanan kesehatan bagi mahasiswa,dosen,karyawan,dan keluarga mereka,termasuk pemeriksaan umum,cek gula darah,asam urat,kolesterol,dan layanan kebidanan. Poliklinik Kesehatan mahasiswa memberikan pelayanan kesehatan gratis dan berlokasi di gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa.
Pelayanan:
1. Pemeriksaan dan pengobatan umum.
2. Pemeriksaan buta warna.
3. Cek gula darah, asam urat, dan kolesterol.
4. Pemeriksaan kebidanan dan layanan KB oleh Bidan.
5. Konsultasi kesehatan.
6. Pelayanan kesehatan dengan perjanjian seperti pemeriksaan kesehatan mahasiswa baru,khitanan,dan tim kesehatan kegiatan tertentu.
7. BPJS Kesehatan: Klinik Unila melayani peserta BPJS Kesehatan.
F. ORMAWA dan UKM
1. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) KBM.
2. Dewan Perwakilan Mahasiswa/Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (DPM/MPM) KBM.
3. UKM MENWA.
4. UKM Pramuka.
5. UKM KRS-PMI.
6. UKM MAPALA.
7. UKM Filateli.
8. UKPM Teknokra.
9. UKM KOPMA.
10. UKM-BS.
11. UKM ZOOM.
12. UKM Birohmah.
13. UKM Kristen Protestan.
14. UKM Hindu.
15. UKM Budha.
16. UKM Basket.
17. UKM Bulu Tangkis.
18. UKM Volley Ball.
19. UKM Tenis Meja.
20. UKM Tenis Lapangan.
21. UKM Sepak Bola.
22. UKM Atletik.
23. UKM Judo.
24. UKM Tae Kwondo.
25. UKM Karate.
26. UKM Kempo.
27. UKM Tarung Drajat.
28. UKM Pencak Silat.
29. UKM Anggar.
30. UKM Radio Kampus.
31. UKM ESo (English Society).
32. UKM Penelitian. a
33. Paduan Suara Mahasiswa.
Review PKKMB DAY 2: Saya agak kecewa karena ada system HYBRID,saya ingin ikut pkkmb universitas secara full 2 hari,sayang nya realita berkata lain,karena kemarin saya sudah mengikuti pkkmb universitas secara offline maka di hari yang ke 2 saya harus mengikuti pkkmb secara daring dan menurut saya agak membosankan,tetapi di pkkmb ini ada ukm ukm yang menarik,tetapi saya lebih suka bergabung ke ukm fakultas saja karna linear dengan pasion saya
0 Komentar